Terus Berkarya Buat Indonesia Bangga

Wahai kalian yang rindu kemenangan

Wahai kalian yang turun kejalan

Demi mempersembahkan jiwa dan raga

Untuk negeri tercinta

(Totalitas Perjuangan)

Pemuda tidak akan terlepas dari sejarah lahirnya republik ini. Dimulai dari gerakan Budi Utomo, pristiwa sumpah pemuda tahun 1908, pristiwa rengas dengklok, rezim orde baru yang berkuasa 32 tahun diruntuhkan oleh yang namanya mahasiswa. Hingga detik ini bagaimana mengawal reformasi yang merupakan sebuah perwujudan untuk membangkitkan bangsa ini dari ketertinggalan.

Mahasiswa sebagai kaum intelektual yang memiliki fungsi dan peran strategis sebagai sosial kontrol, iron stock dan again of change tentu memiliki tanggung jawab moral menjaga republik ini yang dilahirkan dengan pertumpahan darah dan pengorbanan ratusan tahun lamanya oleh para pahlawan bangsa dalam melawan penjajah.

Tujuh puluh tahun lamanya republik ini merdeka terbebas dari belengguh penjajah yang merampas segala kekayaan alam dan menindas anak bangsa tentu sudah saatnya republik ini bangkit dari ketertinggalan. Usia 70 tahun merupakan usia yang tidak muda lagi. Semestinya republik ini sudah menjadi bangsa yang diperhitungkan dan memiliki kekuatan strategis dalam mempengaruhi bangsa-bangsa lainya. Namun semua itu belum bisa dirasakan secara utuh oleh rakyat yang terlahir dan hidup direpublik ini.

Maka dari itu pemuda (mahasiswa) yang memiliki bekal intelektual sudah seharusnya mengambil peran untuk memikirkan republik ini. Turun tangan untuk mengorbankan jiwa, raga bahkan umur dalam berkecimpung di dalam kegiatan ataupun aktivitas yang produktif. Apapun jenis dan bentuknya, dimanapun tempat dan kapanpun waktunya jiwa raga yang terpanggil harus siap untuk berjuang. Karena sejatinya perjuangan tidak kenal batasan ruang dan waktu. Atas dasar tanggung jawab moral suka atau tidak suka mau atau tidak mau maka jiwa dan raga harus siap untuk bertarung.

Sekarang republik ini menunggu karya-karya nyata dari pemudanya. Karya yang nanti akan bisa membangkitkan harkat martabat serta daya saing untuk membuat bangsa ini bangga atas kehadiran pemudanya. Karna karya merupakan salah satu persembahan nyata pemuda untuk republik ini. Dan karya merupakan sebuah bukti autentik pemuda memainkan peran di ranah dan ruang lingkupnya. Melalui karya, rakyat akan merasakan dan melihat langsung persembahan pemuda untuk republik ini. Bukan hanya sebatas wacana dan angan-angan namun ada tindakan nyata. Sehingga ada sebuah kebanggan yang muncul dari republik ini bahwa pemudanya memang konsisten dalam bekarya.

Banyak cara yang bisa dilakukan dalam menghasilkan karya dan banyak tempat yang bisa dijadikan tempat berkarya. Terutama mahasiswa yang punya memiliki tempat strategis (kampus) untuk menyalurkan karya. Yaah, di kampus banyak lembaga-lembaga mahasiswa mulai dari tingkat jurusan, fakultas bahkan universitas yang bisa digunakan sebagai tempat berkarya. Dan semuanya memiliki keberagaman sesuai minat bakat yang diminati. Tinggal lagi apakah mahasiswa mau terlibat atau tidak.

Sekarang adalah waktu yang tepat untuk berkarya dan mengabdi bagi republik ini. Karena momentum tidak akan bisa hadir dalam kondisi waktu yang sama. Detik ini tidak akan bisa dimajukan ataupun dimundurkan bahkan diulang kembali. Maka saatnya lah memanfaatkan waktu ini dengan maksimal. Dengan segala karya-karya besar yang akan dipersembahkan untuk republik ini.

“Republik ini akan bangga melihat generasi-generasi mudanya yang semangat mengabdikan diri dalam mempersembahkan karya-karya besar. Jika tidak generasi mudanya yang turun tangan memikirkan kebangkitan republik ini siapa lagi?”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s