Bismillah… Yuuk Salurkan Suaramu!

Setiap kita punya tanggung jawab menentukan orang-orang yang akan memimpin Sumatera barat 5 tahun ke depan.

Tanpa keterlibatan kita, pemimpin yang ideal, pemimpin yang benar-benar memiliki integritas, sholeh serta punya niat baik mengabdikan diri untuk Sumatera Barat tidak akan terlahir.

Mau tidak mau, kita harus mengambil peran dalam peristiwa besar ini. Yap, dengan menyalurkan hak suara memilih orang yang tepat. Bukan sekedar memilih namun perlu pertimbangan matang siapa yang akan dipilih.

Maka… yuuk salurkan hak suaramu dan jangan golput. Karena golput bukan solusi dan golput merupakan tindakan ketidak pedulian terhadap Sumbar. Selain itu golput bukanlah mental petarung melainkan mental penakut yang cari aman.
Jika kita golput (tidak memilih) hari ini…. jangan pernah mengkritisi pemimpin yang terlahir dari demokrasi (karena golput). Jika kita terlibat dalam proses pemilihan ini, jangankan mengkritisi MENURUNKAN pun kita punyak hak…!

Selamat memilih, semoga Allah SWT menuntun dan membuka hati kita untuk memilih orang-orang yang pantas memimpin Sumatera Barat dan daerah kabupaten kota lainya 5 tahun kedepan.

Maninjau, 9/12/2015

Ketua Tim Pemenangan Siap Wujudkan Pilkada Berintegritas

Acara talkshow “mewujudkan pilkada Sumbar yang berintegritas” tadi malam bagi saya sangat menarik sekali. Sebelum acara dimulai ada kehangatan yang disuguhkan oleh Bapak Syamsu Rahim ketua tim pemenangan MK-FB dan Bapak Budi Syukur ketua tim pemenangan IP-NA. Mereka berdua datang ke lokasi acara dengan menggunakan satu mobil. Yap, sesuatu fenomena sekali disaat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur “panas” namun mereka sebagai suksesor malah menampilkan kehangatan dan keharomonisan dalam berkomunikasi. Semoga kehangatan ini bisa tersalurkan kepada kedua kandidat dan berdampak positif pada penyelenggaraan pilkada 9 Desember mendatang.

Layaknya sebuah talkshow ada tema yang dibicarakan. Nah pada talkshow ini lebih membahasan kepada proses penyelenggaraan pilkada dan bagaimana mewujudkan pilkada berintegritas bebas dari kecurangan. Pembahasan visi misi sudah duluan dibahas dan dikupas mendalam ketika acara debat. Mengapa lebih mengangkatkan pilkada berintegritas bebas dari kecurangan? Karena dimasa-masa tenang akan banyak pihak yang tidak bisa tenang. Pilkada adalah arena pertarungan sehingga indikasi akan terjadinya tindakan amoral yang mencederai proses pelaksanaan pilkada terbuka lebar. Maka untuk itu perlu berjelas-jelas dengan ketua tim pemenangan masing-masing calon. Karena sebagai suksesor dan “panglima” ketua tim pemenangan punya peran yang lebih besar dalam memainkan strategi memenangkan kandidat.

Hadirnya Bapak Syamsu Rahim dan Bapak Budi Syukur setidaknya memberikan pandangan dan memperlihatkan sikap serta apa yang akan dilakukan ketua tim pemenangan dalam pilkada ini. Karena yang menggerakan orang-orang yang ada di bawah yaitu tim sukses dan ada atau tidaknya strategi juga berada di tangan tim sukses. Ketika diberikan pertanyaan mengenai komitmen untuk wujudkan pilkada Sumatera Barat yang berintegritas, allhamdulillah Bapak Syamsu Rahim dan Bapak Budi Syukur mendukung penuh terwujudkan pilkada yang berintegritas terbebas dari tindakan-tindakan amoral yang mencederai demokrasi di Sumatera Barat. Komitmen yang telah disampikan diperkuat kontrak politik dengan teman-teman mahasiswa. Selain itu mereka berdua menghimbau agar timses yang ada di daerah bekerja professional dan tidak terlibat politik kotor. Merekapun siap kalah dan siap menang serta legowo menerima hasil pilkada pada tanggal 9 Desember mendatang dan tidak akan memperkeruh keadaan melakukan pelaporan ke mahkamah konstitusi.

Komitmen yang disampaikan oleh ketua tim pemenangan masing-masing pasangan calon sangat diapresiasi. Setidaknya telah ada komitmen dari masing-masing ketua tim pemenangan mewujudkan pilkada Sumatera Barat yang aman, tentram dan damai. Tidak terjadinya tindakan amoral (negative campaign, black campaign dan money politics) di tengah-tengah masyarakat. Sehingga pilkada berintegritas yang menjadi keinginan masyarakat Sumatera Barat bisa terwujud.

Sumatera Barat, 6/12/2015

Ukuran

Karya-karya akan terbentang luas seiring ada keinginan dan niat yang tulus. Apa lagi kondisi lingkungan mendukung dalam mencapainya. Ditambah lagi dengan kekuatan dan semangat bergerak yang berapi-api di setiap langkah. Sehingga capaian seakan bisa ditelan dan hasilnya akan memuaskan sesuai dengan keinginan.

Kita akan yakin dan pede jika ada ukuran yang jelas dalam berkarya. Ukuran ini akan menjadi landasan dasar untuk melihat kemampuan dalam bergerak. Melalui ukuran juga kita bisa mengetahui batas maksimal kekuatan yang dimiliki.

“Jika ukuran sudah jelas, kita akan mampu menelan semua tantangan yang ada di depan”

Sweet Room, 3/12/2015

Bertarung Dengan Waktu

Setiap detik, menit, jam, hari, minggu, bulan bahkan tahun selalu bergerak maju. Tidak ada detik yang mundur, tidak ada hari yang mundur, tidak ada ada bulan dan tahun yang mandur. Begitu juga dengan hidup. Tidak ada satupun yang bisa diambil setelah langkah berlalu. Walaupun diulang dengan perlakuan yang sama momennya akan berbeda. Bahkan persentase peluang pencapaian akan berbeda.

” Yang tercecer tidak bisa dipungut ulang. Mau tidak mau harus mengikhlasan yang telah berlalu walaupun keinginan besar terselip untuk memperbaikinya. Hanya waktu yang tersedia menjadi peluang besar mengemasnya ”

Hidup merupakan bagian dari sebuah proses. Proses bagaimana mengoptimalkan diri dalam bertarung sehingga menjadi bagian yang terbaik dalam sebuah pertarungan. Semua ini tidak terlepas dari kesungguhan dan niat. Karena yang bersungguh-sungguh akan mendapat dan niat merupakan pijakan awal dalam melangkah. Dengan adanya kesungguhan dan niat setidaknya mengarahkan pada tujuan perjuangan.

” Peluang keberhasilan itu 100 %. Faktor- faktor X lah yang akan memperngaruhi pencapian hasil. Rintangan dan ujian dalam pencapaian adalah tantangan kesungguhan tekad ”

Sweet Room, 2/12/2015

Berjuang!

Aktivitas yang dilakukan dalam kehidupan baik dalam perkuliahan, organisasi dan apapun itu namanya butuh perjuangan. Mahasiswa berjuang untuk mendapatkan IP tertinggi, tamat tepat waktu 🙂 , organisator berjuang bagaimana organisasinya berjalan lancar, proker beres, pengurus semangat dari awal hingga akhir.

Dalam berjuaang banyak hal yang dibutuhkan : butuh teman, butuh tenaga, butuh dukungan, butuh pemahaman serta pengorbanan. Semua itu dibutuhkan sesuai dengan kadar perjuangan. Perjuangan yang berat kebutuhannya akan berat dan sebaliknya.

Jika berjuang diartikan sebuah proses yang acuannya sebuah keberhasilan. Maka tidak mutlak keberhasilan akan selalu didapatkan setelah berjuang. Berjuang juga berbicara mengenai takdir. Takdir sang pencipta yang punya kekuasaan penuh melebihi kekuasaan manusia. Dengan berjuang setidaknya sudah ada usaha menuju ke arah keberhasilan. Dari pada diam meng-amini keadaan.

Tidak mengherankan kegagalan selalu membayangi disetiap perjuangan yang dilakukan. Semua itu wajar karena tidak ada keberhasilan yang mutlak. Maka yang berjaunglah akan mendapatkan peluang terbesar dalam mencapai keberhasilan.

“Jangan letih untuk berjuang walaupun kegagalan terus menghampiri. Ingat perjuangan itu tidak punya batas. Selagi keinginan itu ada, selagi kemampuan itu ada dan semangat bergelora.. yuuk berjuang! Hasil urusan kedua”

Sekre Juang BEM KM Unand, 1/12/2015

Goresan Awal “Pengantar”

“Satu peluru hanya bisa menembus satu kepala tapi satu telunjuk (tulisan) akan mampu menembus jutaan kepala” (Sayyid Quthb)

Kata-kata yang membakar semangat dan membuat jemari tersentak aktif merangkai kalimat. Sebuah motivasi yang seharusnya bisa diwujudkan. Apalagi sebagai seorang pelajar tentu menulis merupakan bahagian dari pembelajaran. Walaupun nanti tulisanya “berisi” atau tidak, yaa bismillah dicoba.

“Sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat untuk manusia lainya”

InsyaAllah blog ini menjadi kumpulan-kumpulan tulisan sederhana yang akan hadir dengan segala bentuk “perasaan saya”. Bismillah Berangkat!

Limau Manis, 30/11/15